DEFINISI
Serbuk adalah campuran kering bahan
obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk
pemakaian luar. (FI Ed.IV)
Serbuk adalah campuran homogen dua
atau lebih obat yang diserbukkan (FI Ed.III)
KELEBIHAN SERBUK :
KELEBIHAN SERBUK :
- Karena mempunyai permukaan yang luas serbuk lebih mudah terdispersi dan lebih larut dan pada bentuk sediaan dipadatkan.
- Anak-anak atau orang dewasa yang sukar menelan kapsul atau tablet lebih baik menggunakan obat dalam bentuk serbuk.
- Obat yang terlalu besar volumenya untuk dibuat tablet atau kapsul dalam ukuran yang lazim, dapat dibuat dalam bentuk serbuk.\
- Sebelum digunakan, biasanya serbuk oral dapat dicampur air minum.
- Masalah stabilitas yang seringkali dihadapi dalam sediaan bentuk cair, tidak ditemukan dalam sediaan bentuk serbuk.
- Obat yang tidak stabil dalam suspensi atau larutan air dapat dibuat dalam bentuk serbuk atau granul.
KEKURANGAN SERBUK :
- Keenggangan pasien meminum obat yang mungkin rasa pahit, atau rasa yang tidak enak.
- Kesulitan menahan terurainya bahan-bahan yang higroscopis.
- Mudah mencair atau menguap zat-zat yang dikandungnya.
- Waktu dan biaya yang digunakan pada pengolahan dan pembungkusan dalam keseragaman dosis tunggal.
Untuk mencapai efisiensi yang
tinggi, serbuk harus merupakan adonan yang homogeny dan seluruh komponennya dan
harus sempurna ukuran partikelnya. Karena ukuran partikel tidak tidak hanya
membantu daya larut, tetapi juga dapat mempengaruhi daya aktifitas biologis
maupun efek terapinya.
PERSYARATAN SERBUK :
- Halus sesuai dengan derajat halus serbuk
- Homogen semua komponen
- Kering
Syarat lain yang ditetapkan dalam
FI.
- Pulveres (serbuk bagi)
Keseragaman bobot : Timbang isi dari 20 bungkus satu per
satu, campur isi ke 20 bungkus tadi dan timbang sekaligus, hitung bobot isi
rata-rata. Penyimpangan antara penimbangan satu per satu terhadap bobot isi
rata-rata tidak lebih dari 15% tiap 2 bungkus dan tidak lebih dari 10% tiap 18
bungkus.
- Serbuk oral tidak terbagi
Pada serbuk oral tidak terbagi hanya terbatas pada obat yang
relatif tidak paten, seperti laksan, antasida, makanan diet dan beberapa
makanan analgesik tertentu sehingga pasien dapat menakar secara aman dengan
sendok teh atau penakar lain.
- Serbuk tabur
Pada umumnya serbuk tabur harus melewati ayakan dengan
derajat halus 100 mesh, agar tidak menimbulkan iritasi pada bagian yang peka.
Dalam Farmakope Indonesia Edisi III, serbuk diracik dengan
cara mencampur bahan obat satu per satu, sedikit demi sedikit dan mulai dengan
bahan obat yang jumlahnya sedikit, kemudian diayak, biasanya menggunakan
pengayak nomor 60 dan dicampur lagi jika mengandung lemak, harus diayak dengan
pengayak nomor 44. Jika jumlah obat kurang dari 50mg atau jumlah tersebut tidak
dapat ditimbang harus dilakukan pengenceran menggunakan zat tambahan yang
cocok.
DERAJAT HALUS SERBUK DAN PENGAYAK
Derajat halus serbuk dan pengayak
dalam farmakope dinyatakan dalam uraian yang dikaitkan dengan nomor pengayak
yang ditetapkan untuk pengayak baku, seperti yang tertera pada table di bawah
ini.
Tabel : Klasifikasi serbuk berdasarkan derajat halus
(menurut FI.IV)
Klasifikasi Serbuk
|
Simplisia Nabati dan
Hewani
|
Bahan Kimia
|
||||
Nomor Serbuk1)
|
Batas Derajat Halus2)
|
Nomor Serbuk 1)
|
Batas Derajat Halus2)
|
|||
%
|
No. Pengayak
|
%
|
No. Pengayak
|
|||
Sangat kasar
Kasar
Setengah Kasar
Halus
Sangat halus
|
8
20
40
60
80
|
20
40
40
40
100
|
60
60
80
100
80
|
-
20
40
80
120
|
-
60
60
60
100
|
-
40
60
120
120
|
Keterangan
- Semua partikel serbuk melalui pengayak dengan nomor nominal tertentu.
- Batas persentase yang melewati pengayak dengan ukuran yang telah ditentukan.
MACAM-MACAM SERBUK
- Pulvis Adspersorius
Adalah serbuk ringan, bebas dari butiran kasar dan
dimaksudkan untuk obat luar. Umumnya dikemas dalam wadah yang bagian atasnya
berlubang halus untuk memudahkan penggunaan pada kulit.
- Catatan. Talk, kaolin dan mineral lainnya yang digunakan untuk serbuk tabur harus memenuhi syarat bebas bakteri Clostridium Tetani, Clostridium Welchii, dan Bacillus Anthracis.
- Serbuk tabur tidak boleh digunakan untuk luka terbuka.
- Pada umumnya serbuk tabur harus melewati ayakan dengan derajat halus 100 mesh agar tidak menimbulkan iritasi pada bagian yang peka.
Contoh Pulvis Adspersorius
Zinci Undecylenatis Pulvis Adspersorius (For.Nas),
Sulfanilamidi Pulvis Adspersorius (Form.Ind), Pulvis Parafomaldehydi Compositus
(Form.Ind), Pulvis Salicylatis Compositus (Form.Ind)
- Pulvis Dentifricius
Serbuk gigi, biasanya menggunakan carmin sebagai pewarna yang dilarutkan terlebih dulu dalam chloroform / etanol 90% - Pulvis Sternutatorius
Adalah serbuk bersin yang penggunaannya dihisap melalui hidung, sehingga serbuk tersebut harus halus sekali. - Pulvis Effervescent
- Serbuk Effervescent merupakan serbuk biasa yang sebelum ditelan dilarutkan terlebih dahulu dalam air dingin atau air hangat dan dari proses pelarutan ini akan mengeluarkan gas CO2, kemudian membentuk larutan pada umumnya jernih. Serbuk ini merupakan campuran antara senyawa asam (asam sitrat atau asam tartrat) dengan senyawa basa (Natrium Carbonat atau Natrium Bicarbonat).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar